Hasil survei Ipsos Indonesia mengungkapkan live streaming jadi andalan penjualan online dalam mendulang cuan sepanjang tahun 2023. Siapa pemain e-Commerce yang paling andal akan memanfaatkan fitur live streaming ini?

Dari data Ipsos, platform penjualan live streaming ini berhasil memberikan peningkatan omset (73%), ekspansi jangkauan pasar (68%), penghematan biaya promosi (64%), kemudahan berinteraksi dengan pelanggan online secara real-time (60%), dipercaya oleh pelanggan (59%), lebih aman dalam transaksi (49%), serta merasa lebih unggul dalam persaingan (37%).

Andi Sukma, Executive Director IPSOS Indonesia mengatakan, sepanjang tahun 2023, inovasi yang dihadirkan para pemain e-commerce telah menjadi pusat perhatian dalam pengalaman berjualan online.

"Salah satunya, fenomena live streaming bukan sekadar tren biasa, melainkan manifestasi nyata dari evolusi perilaku konsumen dan strategi penjualan online," ujar Andi dalam pernyataannya, Rabu (17/1/2024).

Andi menambahkan bahwa kompetisi yang dinamis serta adanya isu-isu mengenai pembatasan regulasi hingga narasi dua pemain besar yang berkolaborasi menuju akhir tahun 2023 lalu telah menjadi aspek menarik bagi Ipsos dalam riset kami kali ini.

Dalam survei "Tren Live Streaming e-Commerce bagi Penjual", Ipsos mengungkapkan bahwa dari tiga indikator utama, Shopee Live menjadi live streaming yang paling disukai oleh brand lokal dan UMKM dengan persentase 96%. Diikuti oleh TikTok Live 87%, Lazada Live 71%, dan Tokopedia Play 62%.

Sementara itu, untuk indikator yang menggunakan pendekatan marketplace yang paling banyak digunakan dalam tiga bulan terakhir bagi brand lokal dan UMKM, yaitu Shopee Live 88%, TikTok Live 61%, Lazada Live 35%, dan Tokopedia Play 27%.

Aspek lainnya yang menjadi pertimbangan utama dalam memilih fitur live streaming untuk berjualan adalah bagaimana platform dapat memberikan pangsa pasar nilai transaksi.

Ipsos menyebutkan pada indikator share of value, mayoritas brand lokal dan UMKM memilih Shopee Live 44%, TikTok Live 28%, Lazada Live 17%, dan Tokopedia Play 12%.

Studi ini juga menunjukkan sejauh mana live streaming telah menjadi alat pemasaran yang beragam dalam e-commerce. Penjual brand lokal dan UMKM dari berbagai kategori produk telah menyadari dan mengaplikasikan live streaming dalam menciptakan keterlibatan konsumen dan menjadi salah satu strategi penjualan mereka.

Melalui survei ini, terungkap bahwa mayoritas brand lokal dan UMKM dari kategori Fashion 56%, Beauty, Care, & Health 39%, Daily Product atau FMCG 32%, serta kebutuhan Lifestyle 17%, menjadi kategori penjual yang paling banyak memanfaatkan fitur live streaming milik platform marketplace.

"Selain itu, penjual dari kategori perlengkapan rumah, dan elektronik juga mulai banyak mengikuti tren penjualan ini," pungkasnya.