Saat ini banyak orang yang gemar belanja secara online, karena lebih praktis dan cepat. Pasalnya, pembeli atau penjual bisa melakukan transaksi di rumah, dengan bantuan smartphone saja kapan dan di mana pun.
Berjualan suatu produk atau jasa secara online juga mampu untuk meningkatkan penjualan dan loyalitas pelanggan. Bagaimana cara meningkatkan penjualan online?

Ada beberapa langkah yang perlu diambil untuk meningkatkan penjualan. Dikutip dari laman Forbes, berikut merupakan cara meningkatkan penjualan online:

Cara Meningkatkan Penjualan Online


1. Pahami Apa yang Target Pasar Suka

Jika kamu memiliki toko fisik, kamu bisa melakukan obrolan dengan pelanggan atau konsumen saat mereka datang ke tokomu. Tujuannya, untuk mencari tahu apa yang menarik bagi mereka.

Cara meningkatkan penjualan online yaitu bisa dengan memahami target audiens jualan kamu. Hal ini dilakukan untuk membantu membuat keputusan tepat, terkait suatu produk dan aktivitas pemasaran yang akan dilakukan.


Nah, kalau kamu jualan online, penjual harus secara proaktif untuk mengetahui apa yang menarik bagi para pembeli online. Caranya, kamu bisa menggunakan alat analitik pada toko online dan sistem point-of-sale (POS), yang mampu mengidentifikasi pola dan preferensi pembelian.

Selain itu, untuk membangu kedekatan dengan pembeli, kita juga masih memiliki banyak peluang untuk melakukan interaksi dengan mereka melalui email, chat di sosial media hingga panggilan telepon. Nggak ada salahnya, kamu mengajukan pertanyaan guna mempelajari tentang pembelimu.

2. Pilih E-Commerce yang Tepat

Pemilihan e-commerce juga berpengaruh dalam meningkatkan penjualan online. E-commerce adalah situs online atau aplikasi sebagai tempat yang menghubungkan penjual dan pembeli untuk melakukan transaksi melalui internet.

Penjual perlu memilih platform dengan fitur manajemen yang mudah (sederhana). Fitur yang mudah dipahami, tentu akan memudahkan pelanggan untuk berkunjung ke situs atau toko online kita.

3. Pilih Desain yang Responsif

Selain memilih platform e-commerce yang tepat, kita juga perlu memilih e-commerce atau laman toko online lainnya yang berdesain responsive. Tujuannya, agar membuat website bisa dirender dengan baik pada tampilan smartphone. Dengan begitu, pelanggan bisa membeli produk dengan perangkat lain dengan nyaman.

4. Buat Proses Checkout Jadi Lebih Mudah

Proses checkout adalah poin penting bagi penjualan, karena checkout merupakan bagian dari pengalaman pembeli atau pengguna aplikasi e-commerce yang kamu pakai. Buatlah proses checkout dengan sederhana.

Dalam meningkatkan penjualan online, kamu bisa pisahkan pilihan checkout menjadi beberapa halaman atau diperluas. Tujuannya supaya pelanggan tidak memenuhi bagian informasi untuk pembeli.

Usahakan teks atau deskripsi dengan singkat, padat dan mudah dipahami. Gunakan tombol standar yang bisa langsung di klik. Misalnya, tombol "Beli" dan ikon keranjang belanja.

Selain itu, kamu juga perlu tawarkan opsi checkout tamu. Sehingga, pelanggan bisa membeli tanpa perlu mengisi formulir yang panjang.



5. Menerapkan Teknik SEO (Search Engine Optimization)

Penerapan SEO juga termasuk dalam cara untuk meningkatkan penjualan online. SEO adalah suatu teknik atau metode untuk membuat situs, berada di posisi teratas hasil pencarian di internet.

Sebagai gambaran, kalau bentuk toko fisik, calon pembeli bisa melihat kios atau etalase kamu dan langsung masuk. Namun, jika toko online, kita juga harus membantu mereka untuk menemukan toko kita. Di sinilah, peran teknik SEO bekerja.

Apabila teknik SEO berhasil dilakukan dengan baik, maka para pengguna internet akan lebih mudah menemukan bisnis kita. Faktanya, ada studi tahun 2019 pada laman Statista yang menemukan bahwa, sebuah pencarian menghasilkan 65% dari semua sesi e-commerce.

6. Aktif Media Sosial

Aktif di beberapa media sosial seperti WhatsApp (WA), Instagram atau TikTok dan lainnya, bisa menjadi salah satu cara dalam mendukung penjualan produk kita. Jika kita membagikan konten di media sosial yang menarik bagi audiens target, tentu hal itu membantu pelanggan baru menemukan toko online kita deh.

Selain itu, aktif sosmed juga menjadi tempat penjual untuk membangun loyalitas dengan para pelanggannya. Pasalnya, banyak peningkatan penjualan online didasarkan pada umpan sosial publik.

7. Rajin Membuat Konten

Jangan hanya aktif di media sosial, kita juga perlu membuat konten baik itu foto atau video. Membuat konten yang menarik dengan konsisten, termasuk dalam cara meningkatkan penjualan online toko kamu. Sebuah konten akan memberikan informasi menarik dan relevan untuk pelangganmu.

Konten juga bisa membantu orang menemukan toko e-commerce milikmu, melalui SEO. Contoh, jika kamu menjual mainan untuk hewan peliharaan seperti anjing, tulislah judul tentang "permainan yang asik untuk dimainkan anjing" atau bisa juga dengan "cara membantu anjing mengatasi kecemasan".

Pasalnya, mesin pencari akan memprioritaskan halaman yang menyediakan konten yang konsisten dan relevan. Jadi, pastikan untuk rajin memposting konten baru ya.

8. Tampilan Foto Produk

Jika kamu punya budget lebih, kamu bisa menggunakan fotografer profesional untuk mengambil gambar berkualitas tinggi untuk menunjukkan produk kamu. Pastikan foto yang diambil bisa mewakili produk secara akurat, karena 22% pengembalian produk online atau retur terjadi, karena pembeli menganggap produk tersebut terlihat berbeda dari foto.

Foto yang berkualitas dalam memasarkan suatu produk juga tak kalah penting. Dalam sebuah survei Februari 2018 dari laman Salsify, sebanyak 60% pembeli digital di Amerika Serikat (AS), mengatakan mereka perlu melihat rata-rata 3 atau 4 foto, sementara 13% lainnya mengatakan mereka membutuhkan 5 atau lebih foto saat berbelanja online.

Menghasilkan foto produk yang menarik dan berkualitas juga bisa dilakukan tanpa perlu menyewa seorang fotografer kok. Kamu bisa mempelajari tips foto produk di YouTube atau artikel-artikel yang ada atau membuat tampilan foto produk dengan konsep yang kamu inginkan.

9. Buat Biaya Pengiriman Serendah Mungkin

Jika memungkinkan, tambahkan biaya pengiriman ke dalam produk yang kita jual di online, sehingga memungkinkan penjual untuk menawarkan pengiriman gratis. Jika itu tampaknya tidak layak, kamu bisa pertimbangkan untuk menawarkan pengiriman gratis untuk pesanan minimum atau memberikan tarif tetap untuk pengiriman di muka.

10. Buat Toko Online Kamu Menjadi Unik

Larisnya jualan online juga bisa terjadi, jika toko online kamu juga dianggap berbeda atau unik. Maksudnya, kamu mampu menawarkan sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh para penjual yang lain.

Nah, setelah kamu tahu apa yang membuat produk atau tokomu berbeda, kamu perlu membuat hal itu menonjol, misal di konten, iklan media sosial atau saat kamu sedang melakukan branding. Hal itu bisa memberi alasan orang untuk datang ke toko online kamu sampai membeli produk yang kamu jual.

11. Membuat Layanan Pelanggan

Pelanggan akan menyukai pelayanan ramah dan sigap dalam menanggapi keluhan. Layanan pelanggan merupakan salah satu faktor kunci, ketika apakah seseorang jadi atau tidak membeli produk kita.

Kamu bisa menuliskan nomor telepon, email dan tautan obrolan lain, di situs web atau di bio toko online kamu. Tujuannya, agar pelanggan bisa tahu bagaimana cara menghubungi kita. Selain itu, kita juga bisa menambahkan kolom Frequently Asked Question (FAQ) atau pertanyaan yang sering diajukan di situs web.

Pokoknya, saat pelanggan menghubungi kita, kita bisa segera tanggapi. Gunakan kesempatan tersebut untuk membangun hubungan yang baik sebanyak mungkin ke para pelanggan.

12. Gunakan Alat Analitik

Alat analitik seperti Google Analytics bisa digunakan untuk mempelajari bagaimana pelanggan menemukan toko online kita. Dengan begitu, kita bisa menerapkan strategi penggunaan waktu dan sumber daya pemasaran dengan bijak.

Misalnya, jika informasi tentang hampir semua penjualan kamu asalnya dari iklan Facebook, mungkin kamu bisa membuat lebih banyak iklan di sana.

13. Tempatkan Ulasan dari Pelanggan

Cara meningkatkan penjualan online selanjutnya yaitu dengan menaruh ulasan atau komentar produk dari pelanggan di halaman toko online kamu. Meskipun sepertinya hal juga bisa terasa menakutkan, karena bisa saja pelanggan berbagi komentar positif maupun negatif tentang produk.

Menambahkan ulasan pelanggan bisa meningkatkan penjualan, karena sebagian besar pelanggan dipengaruhi oleh komentar online dari pelanggan yang sudah membeli produk tersebut.

Namun, kita juga perlu hati-hati jika secara konsisten produk kita mendapat ulasan buruk. Saat menambahkan kolom ulasan, biarkan pelanggan untuk memberi peringkat bintang dan komentar.

14. Hubungkan Toko Online ke Akun Media Sosial

Telah disinggung di penjelasan sebelumnya, dengan menghubungkan akun media sosial ke toko online kita bisa membuat pelanggan membeli secara langsung, dari posting media sosial yang mereka sukai. Kamu bisa menempatkan tautan square online checkout di postingan Instagram, Twitter, hingga Facebook.

Tautan itu akan langsung mengarahkan pelanggan ke halaman checkout, sehingga mereka bisa melakukan pembelian dengan kartu kredit atau debit, hingga Apple Pay atau Google Pay.

15. Terhubung dengan Email Pelanggan untuk Melakukan Pemasaran

Menggunakan pemasaran via email mungkin akan terdengar tampak kuno, namun cara ini masih layak untuk digunakan dalam rangka meningkatkan penjualan online. Dengan menggunakan platform e-commerce yang secara otomatis mengumpulkan alamat email pengguna, kita bisa dengan mudah berbagi informasi tentang produk baru.

Tidak hanya itu, mengumpulkan banyak alamat email pelanggan juga bisa menjadi sarana untuk menawarkan opsi berlangganan ke blog atau menawarkan kode diskon dari toko kamu. Kamu bisa pertimbangkan cara ini, agar pelanggan mendengar kabar dari toko online kamu secara teratur.

Nah itu tadi penjelasan dari 15 cara meningkatkan penjualan online yang bisa detikers coba. Semoga dengan melakukan cara meningkatkan penjualan online di atas, bisnis online kamu bisa lebih laris ya.