Sebelum prosuk didistribusikan kepada konsumen, produsen perlu melakukan pengemasan terlebih dahulu. Hal tersebut dikarenakan kemasan memiliki fungsi yang cukup penting bagi suatu produk. Apa fungsi dari sebuah kemasan bagi produk?

Menurut Arif Suharsono dalam Produk Kreatif dan Kewirausahaan Kriya Kreatif Keramik SMK/MAK Kelas XI Semester 1, kemasan dapat diartikan sebagai suatu sistem yang disusun sedemikian rupa untuk mempersiapkan produk agar dapat didistribusikan, dijual, disimpan, dan digunakan.

Kemasan berguna untuk membungkus, melindungi, mengirim, mengeluarkan, menyimpan, mengidentifikasi, dan membedakan sebuah produk di pasar. Kemasan yang dirancang dengan baik dapat meningkatkan nilai produk dan mendorong penjualan.

Apa Fungsi dari Sebuah Kemasan bagi Produk?

Merujuk buku Pengemasan dan Pelabelan Pangan: Packaging as a Product Communications karya Rinrin Jamrianti, berikut fungsi utama dari sebuah kemasan bagi produk beserta penjelasan lengkapnya.

1. Pembungkus dan pelindung produk (fungsi protektif)

Kemasan pada sebuah produk difungsikan sebagai pembungkus atau wadah. Fungsi ini ditujukan agar produk dapat dengan mudah disimpan, dibawa, dan tidak mudah rusak ketika didistribusikan.

Selain itu, kemasan juga melindungi produk agar tetap bersih dan bebas dari kontaminasi kotoran, seperti debu atau sesuatu yang dapat menempel pada produk.

2. Pemikat konsumen (fungsi promotif)

Seiring dengan berkembangnya kebutuhan dan inovasi, kemasan berfungsi lebih dari sekadar pembungkus produk. Tampilan kemasan yang unik dan berbeda berpotensi menarik minat calon  untuk membeli produk.

Tidak heran jika saat ini para pelaku usaha berlomba-lomba membuat kemasan yang unik, baik dari segi warna, ukuran, desain, dan lain sebagainya.

Adapun menurut buku Produk Kreatif dan Kewirausahaan terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, selain fungsi utama, kemasan juga memiliki fungsi umum. Berikut di antaranya:

1. Self service (swalayan)

Kemasan tidak ubahnya sebagai sampul sebuah produk. Bungkus tersebut menunjukkan ciri khas suatu barang. Inilah mengapa banyak kita jumpai produk dengan pengemasan yang unik. Selain untuk menonjolkan ciri khas produk yang dijual, kemasan juga berfungsi menjadi pengingat bagi konsumen.

2. Consumer affluence

Kemasan yang unik membuat konsumen bersedia untuk membayar ekstra. Desain kemasan yang unik dan jarang ditemui di pasaran membuat konsumen rela mengeluarkan biaya lebih untuk mengoleksi kemasan tersebut.

3. Company dan brand image

Fungsi kemasan yang satu ini masih berkaitan dengan ciri khas sebuah produk. Namun, keistimewaan yang dimaksud berada pada skala yang lebih luas, yakni perusahaan dari produk yang dipasarkan. Kemasan produk yang unik bisa menjadi identitas perusahaan agar dikenal masyarakat luas.

4. Innovational opportunity

Para pelaku usaha maupun perusahaan berinovasi membuat kemasan yang memiliki fungsi lebih dari pembungkus produk. Penciptaan kemasan yang tak mengikuti arus utama (anti-mainstream), berpotensi menarik calon konsumen dan meningkatkan angka penjualan.