Blog > Manajemen Bisnis > Shopee Marketplace Paling Berkembang di Indonesia

Shopee Marketplace Paling Berkembang di Indonesia

Lisa 02 Jan 2024 11:24

Shopee mencatat 80 juta unduhan aplikasi dengan lebih dari 4 juta penjual dan lebih dari 180 juta produk aktif & menjadi pilihan no.1 bagi para ibu di Indonesia

Shopee merupakan perusahaan yang berada dibawah perusahaan Shopee Indonesia. Perusahaan ini didirikan oleh Forrest Li Chris Feng. Perusahaan ini berada di Pacific Century Place Tower tepatnya di  Lt. 26 di kawasan SCBD (Sudirman Central Business District) Lot 10, Jl. Jend. Sudirman No. 52-53, RT.5/RW.3, Senayan, Kby. Baru, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12190.

Sejarah Shopee

Shopee merupakan salah satu e-commerce yang memiliki pencapaian tinggi di Indonesia. Perusahaan ini mulai terkenal di Indonesia pada tahun 2015 yang mana pada awalnya berada di negara Singapura. Singapura juga merupakan kantor pusat Shopee yang dimiliki oleh Sea Limited (sebelumnya dikenal dengan nama Garena), yang didirikan oleh Forrest Li tahun 2009.

Kemudian Shopee memperluas jangkauannya ke Thailand, Taiwan, Indonesia, Malaysia, Vietnam dan Filipina. Terhitung dari tahun 2019 Shopee juga sudah aktif di negara Brasil yang merupakan negara pertama di Amerika Selatan dan luar Asia yang dikunjungi Shopee.

Chris Feng merupakan pimpinan Shopee yang mana beliau merupakan mantan karyawan Rocket Internet yang pernah memimpin Zalora dan Lazada. Pada awal berdirinya, Shopee tidak mengambil model bisnis seperti saat ini, mereka menjalankan marketplace dengan sistem C2C atau Customer ke Customer seperti layaknya Tokopedia dan Bukalapak. Seiring berjalannya waktu, Shopee mulai mencoba untuk menjalankan bisnis model lain yang juga digunakan hingga saat ini, yaitu Hybrid C2C dan juga B2C yang ditemui dengan adanya Shopee mall.

Pada tahun 2017, platform ini mencatat 80 juta unduhan aplikasi dengan lebih dari empat juta penjual dan lebih dari 180 juta produk aktif. Pada kuartal keempat tahun 2017, Shopee melaporkan nilai perdagangan bruto (GMV) sebesar US$1,6 miliar, naik 206 persen dari tahun sebelumnya.

Shopee memiliki nilai total GMV pada tahun 2018 sebesar US$2,7 miliar, naik 153 persen dari tahun 2017. Di Malaysia, Shopee menjadi portal perdagangan elektronik ke-3 yang paling banyak dikunjungi di Q4 2017, menggantikan Lelong dan melampaui peringkat Lazada sebagai aplikasi terbaik di Google Play dan iOS App Store.

Begitu juga di kalangan konsumen di Indonesia, survei yang dilakukan pada bulan Desember 2017 oleh The Asian Parent mengungkapkan bahwa Shopee adalah platform belanja pilihan pertama bagi para ibu di Indonesia (73%), diikuti oleh Tokopedia (54%), Lazada (51%), dan Instagram (50%).

Adapun prosedur untuk bergabung menjadi pengguna Shopee cukup mudah, yaitu dengan mengikuti prosedur sebagai berikut:

1. Cari terlebih dahulu aplikasi Shopee pada App Store atau Google Play Store kemudian download lalu install. Atau kamu bisa mencari di web shopee.co.id

2. Selanjutnya jika aplikasi Shopee tersebut sudah di install kemudian buka aplikasinya.

3. Selanjutnya klik mulai dan register terlebih dahulu, untuk tahapan registrasi bisa dilakukan menggunakan nomor handphone, e-mail.

4. Pilih salah satu cara untuk tahapan registrasi, misalnya menggunakan email, masukkan email, username dan password.

5. Setelah menyelesaikan tahapan registrasi secara otomatis telah menjadi pengguna Shopee, setelah itu kita bisa memilih apakah ingin menjadi penjual/seller atau pembeli Shopee.

Setelah terdaftar sebagai seller baru pada akun Shopee, maka seller dapat menawarkan produk-produknya pada akun Shopee. Selain itu seller juga dapat memanfaatkan serta menggunakan berbagai fitur yang disediakan oleh Shopee, seperti gratis ongkir dan voucher, cash on delivery (COD), serba seribu, Murah Lebay, Flash Sale, Shopee Mall, Shopee Market, pulsa tagihan dan hiburan dan berbagai fitur lainnya.

Semua fitur-fitur ini dapat digunakan berbagai kategori seller. Seller pada platform Shopee dibagi menjadi tiga kategori yaitu seller Non Star, Star dan Star +. Seller non-star merupakan status seller terendah pada akun Shopee dengan ketentuan dan syarat Penjual dengan kategori Non Star pada Platform Shopee adalah penjual dengan total pesanan terselesaikan lebih dari 100 pesanan. Perhitungan biaya layanan pada penjual Non Star adalah dimana harga asli dari suatu produk dikurangi dengan diskon dari produk tersebut.

Hal yang Dilarang dalam Shopee

Melanggar Ketentuan Umum Produk Shopee

Produk yang dijual di Shopee harus menampilkan informasi yang jelas dan mudah dimengerti. Setiap seller diharapkan menggunakan Bahasa Indonesia atau Bahasa Inggris untuk setiap produk yang dijual, karena sistem Shopee akan menghapus produk yang menggunakan bahasa lain demi kenyamanan pengguna. Shopee juga akan membatasi jenis produk yang dapat diperjualbelikan sesuai kebijakan barang yang dilarang dan dibatasi.

Nama dan Rincian Produk Tidak Relevan

Shopee ingin seluruh penggunanya mendapatkan informasi yang relevan ketika membuka sebuah halaman produk. Pastikan agar foto, nama dan deskripsi produk kamu sesuai dan benar-benar menampilkan produk yang ingin dijual.  Setiap halaman produk hanya dapat digunakan untuk menjual satu jenis benda dan satu merk saja, kecuali jika produk yang dijual memang merupakan produk yang dijual secara paketan (bundling).