Blog > Strategi Penjualan > Meningkatkan Penjualan dengan Strategi Obral Dagangan

Meningkatkan Penjualan dengan Strategi Obral Dagangan

Ella 21 Sep 2023 06:35


Melakukan clearance sale atau obral menjadi salah satu strategi promosi yang efektif untuk digunakan menarik pelanggan baru dan meningkatkan penjualan. Obral sering digunakan oleh pebisnis ritel untuk memasarkan produk yang sulit terjual karena jumlah permintaan yang sedikit. Dengan melakukan clearance sale, stok produk yang berada di gudang tidak terlalu menumpuk dan produk yang sulit terjual pun bisa digantikan dengan produk baru. Oleh karena itu, supaya bisnis tidak merugi. Berikut ini cara melakukan clearance sale untuk memaksimalkan keuntungan bisnis:

1. Memilih produk yang ingin diobral

Sebelum mengobral produk, kamu harus memilih produk apa saja yang akan ditawarkan. Ketika memilih harus jelas untuk menentukan produk mana yang penjualannya mesti dihentikan. Bila suatu produk terjual secara baik di tahun sebelumnya, tetapi gagal di tahun berikutnya, Hal ini mungkin menandakan bahwa produk tersebut mengalami kemunduran.

Apabila tetap mempertahankan produk tersebut, maka harus menyediakan ruang penyimpanan dan meningkatkan biaya persediaan. Dibandingkan mengeluarkan lebih banyak biaya, tentu mengobral produk bisa menjadi pilihan untuk memperoleh keuntungan sekaligus menggantinya dengan produk lain.

2. Menentukan waktu yang tepat

Selanjutnya hal yang harus dilakukan apabila ingin menjual produk secara diobral adalah menentukan waktu yang tepat.

Dengan menentukan waktu yang tepat bisa meningkatkan penjualan sehingga produk-produk cepat terjual. Misalnya ingin menghabiskan produk musiman dari sisa penjualan tahun sebelumnya, tawarkan produk tersebut sesuai dengan musimnya.

3. Memperhatikan cara penempatan produk

Perhatikan cara penempatan produk ketika mengadakan clearance sale. Sebaiknya, meletakkan produk di tempat strategis dan jangan diletakkan di tempat yang sulit diambil pelanggan. Misalnya bisa meletakkan produk di dekat kasir, sehingga pelanggan yang sedang menunggu antrian untuk membayar belanjaan tertarik untuk membeli produk tersebut.

4. Memberikan diskon secara besar-besaran

Ketika mengadakan clearance sale berikan penawaran terbaik dengan memberikan diskon besar. Misalnya dengan memberikan diskon spesial mulai dari 50 persen sampai 70 persen. Promosi dalam bentuk obrolan biasanya mempunyai prinsip semakin pelan komoditas terjual, maka semakin besar diskonnya. Sehingga, produk yang ditawarkan lebih mudah menarik pelanggan untuk membelinya.

5. Menetapkan harga yang menarik

Selanjutnya Kamu harus mengetahui cara menetapkan harga yang menarik supaya strategi obral produk berhasil dilakukan. Biasanya lebih efektif memakai harga sebenarnya dari produk.

Menetapkan diskon bisa dilakukan secara bertahap. Misalnya dengan memberikan diskon dari 30 persen, 50 persen, sampai 70 persen dan memperlihatkan harga sebenarnya pada display produk. Hal tersebut dilakukan untuk menarik pelanggan dan menjaga bisnis tetap kompetitif.

6. Melakukan promosi secara offline dan online

Supaya strategi obral yang dijalankan berhasil memberikan keuntungan maksimal, lakukanlah promosi secara terus-menerus baik secara offline maupun online.

Secara online, Kamu bisa menyebarkan informasi clearance sale melalui media sosial, iklan online, situs web bisnis dan lainnya supaya lebih banyak pelanggan yang mengetahui. Sementara secara offline, Kamu bisa memberitahukan secara langsung kepada pelanggan yang datang ke toko.

Dengan demikian beberapa cara untuk melakukan clearance sale yang bisa diterapkan, semoga produk cepat terjual dan sukses.