Blog > Produk Pilihan > 5 Langkah Impor China yang Aman dan Legal untuk Pemula di Indonesia

5 Langkah Impor China yang Aman dan Legal untuk Pemula di Indonesia

Via 04 Feb 2026 02:21Copy link & title

Impor China saat ini menjadi salah satu strategi paling populer bagi pelaku bisnis di Indonesia untuk mendapatkan produk dengan harga kompetitif dan variasi yang sangat luas. Namun di balik peluang besar tersebut, masih banyak importir pemula yang terjebak pada proses yang tidak legal, salah pilih supplier, hingga barang tertahan di Bea Cukai karena tidak memahami regulasi. Jika Anda ingin memulai impor China yang aman, legal, dan berkelanjutan, berikut 5 langkah penting yang wajib Anda pahami.

BACA JUGA: Cara Mudah Mendapatkan Supplier Tangan Pertama untuk Bisnis Online

Tentukan Produk Impor China yang Punya Potensi Pasar di Indonesia

Langkah pertama dalam impor China bukan langsung mencari supplier, tetapi menentukan produk yang benar-benar punya peluang jual di pasar Indonesia. Contoh produk impor China yang cukup diminati:

  • Kosmetik & skincare

  • Mainan anak

  • Peralatan rumah tangga

  • Elektronik ringan

  • Aksesoris fashion

  • Produk UMKM & gift set

Untuk importir pemula, sebaiknya menghindari terlebih dahulu produk yang:

  • Mengandung bahan kimia atau klaim kesehatan

  • Digunakan langsung di tubuh

  • Digunakan untuk anak-anak

Karena biasanya produk-produk tersebut memiliki persyaratan izin yang lebih kompleks. Menentukan produk sejak awal akan sangat mempengaruhi biaya impor China, waktu pengurusan izin, hingga kelancaran customs clearance.
ad-img

Cari Supplier Impor China yang Terpercaya (Pabrik atau Trading Company)

jasa impor china

Source: Freepik

Setelah produk ditentukan, tahap berikutnya dalam impor China adalah mencari supplier. Secara umum, supplier di China terbagi menjadi dua:

  1. Pabrik (manufacturer): Biasanya menawarkan harga lebih murah, tetapi memiliki minimum order (MOQ) lebih besar.

  2. Trading company: Lebih fleksibel dari sisi MOQ dan jenis produk, cocok untuk pemula.

Agar tidak salah memilih supplier, perhatikan:

  • Apakah supplier memiliki business license

  • Apakah alamat pabrik jelas

  • Apakah pernah ekspor ke Indonesia atau negara lain

  • Apakah mau menyediakan dokumen ekspor

Proses sourcing supplier China sebaiknya dilakukan dengan verifikasi legalitas supplier, pengecekan kapasitas produksi, serta validasi dokumen ekspor, agar Anda tidak hanya mendapatkan harga yang kompetitif, tetapi juga supplier yang siap mendukung proses impor China secara legal.

Cek Status Barang Impor China: LARTAS atau Non-LARTAS

Inilah bagian paling krusial dalam impor China yang sering diabaikan pemula, yaitu memahami status legalitas barang.

Setiap barang impor memiliki status LARTAS (Larangan dan Pembatasan) atau Non-LARTAS. Barang impor China yang termasuk LARTAS wajib memiliki izin khusus sebelum barang dikirim ke Indonesia.

Tanpa izin yang sesuai, barang berisiko tertahan di pelabuhan, biaya demurrage dan storage membengkak, bahkan dapat terjadi penolakan atau pemusnahan. Oleh karenanya, Anda perlu mengetahui daftar barang LARTAS impor yang wajib izin sebagai referensi.

Beberapa contoh izin impor China yang sering dibutuhkan:

  • BPOM (kosmetik, skincare, makanan, suplemen)

  • SNI (mainan, elektronik, helm, dan produk tertentu lainnya)

  • K3L / Kemendag

  • AKI / Post Border

  • Laporan Surveyor

Sebelum melakukan transaksi dengan supplier, Anda wajib memastikan HS Code dan status LARTAS barang impor China Anda. Pengecekan HS Code dan regulasi sebaiknya selalu dilakukan sejak awal agar importir tidak salah langkah sejak tahap perencanaan.

Urus Dokumen & Perizinan Impor China Sesuai Regulasi Indonesia

dokumen impor china
Source: Freepik

Agar impor China dapat berjalan legal, seluruh dokumen wajib disiapkan sesuai ketentuan. Dokumen dasar impor China umumnya meliputi:

  • Commercial Invoice

  • Packing List

  • Bill of Lading atau Airway Bill

  • Certificate of Origin (jika diperlukan)

  • Dokumen perizinan LARTAS (jika berlaku)

Selain itu, dari sisi perusahaan di Indonesia biasanya dibutuhkan:

  • NIB melalui OSS

  • API (Angka Pengenal Importir)

  • Hak akses kepabeanan

Bagi pemilik brand, UMKM, atau pebisnis yang belum memiliki izin impor lengkap, proses ini sering menjadi kendala utama.

Untuk itu, Anda dapat melakukan impor China secara legal bersama partner jasa impor terpercaya yang memahami regulasi, perizinan, serta proses kepabeanan di Indonesia, sehingga risiko kesalahan dokumen dan hambatan di pelabuhan dapat diminimalkan.

Pendekatan ini cocok untuk importir pemula, pemilik brand baru, seller marketplace, dan pebisnis yang ingin fokus pada pengembangan penjualan.

BACA JUGA: Strategi Bisnis: Pengertian, Contoh Efektif, hingga Manfaatnya

Proses Pengiriman & Customs Clearance Impor China ke Indonesia

Setelah barang dan dokumen siap, tahap berikutnya dalam impor China adalah pengiriman dan customs clearance.

Beberapa metode pengiriman yang umum digunakan dalam impor China antara lain:

  • Sea freight (LCL atau FCL)

  • Air freight

Pemilihan jalur pengiriman akan mempengaruhi biaya logistik, waktu pengiriman, dan strategi stok bisnis Anda.

Namun perlu dipahami, pengiriman saja tidak cukup. Yang menentukan barang dapat keluar dari pelabuhan adalah proses customs clearance.

Tahapan clearance biasanya meliputi:

  • Pengajuan PIB

  • Pemeriksaan dokumen

  • Pemeriksaan fisik (jika terkena jalur merah)

  • Validasi perizinan

Banyak kasus impor China bermasalah karena izin tidak sesuai HS Code, nama barang tidak konsisten di dokumen, atau supplier salah mengisi invoice.

Impor China yang Aman Dimulai dari Proses yang Tepat & Partner yang Legal

Impor China bukan sekadar membeli barang dari luar negeri. Proses ini melibatkan regulasi lintas negara, perizinan kementerian, serta pengawasan Bea Cukai.

Bagi pemula, kesalahan kecil di tahap awal dapat berujung pada kerugian biaya, keterlambatan bisnis, hingga risiko hukum.

Karena itu, impor China yang aman selalu dimulai dari:

  • pemilihan produk yang tepat

  • supplier yang valid

  • pengecekan status LARTAS

  • pengurusan dokumen secara resmi

BACA JUGA: Retailer Adalah: Definisi, Contoh dan Fungsinya dalam Bisnis

Asia Commerce hadir sebagai partner impor China legal yang membantu Anda mulai dari sourcing supplier di China, pengecekan regulasi dan HS Code, pengurusan izin LARTAS, hingga pengiriman. Dengan proses yang tepat dan partner yang legal, Anda dapat menjalankan impor China dengan lebih aman, terkontrol, dan fokus mengembangkan bisnis di Indonesia.

*Artikel ini merupakan hasil kerjasama antara BigSeller dengan AsiaCommerce

ad-img
Via
Search Engine Optimization (SEO) Writer dengan pengalaman penulisan lebih dari 3 tahun. Via terbiasa mengubah ide menjadi konten untuk membantu UMKM hingga brand meningkatkan visibilitas digital melalui konten yang relevan, mudah dibaca, dan tepat sasaran agar performa penjualan online makin optimal.