Tips Pilih Jasa Ekspedisi untuk Bisnis Food and Beverage (F&B)
Via 25 Feb 2026 01:26Copy link & title
Jasa ekspedisi untuk bisnis Food and Beverage (F&B) menjadi bagian penting untuk operasional harian. Terlebih, di era digital bisnis F&B tidak lagi hanya mengandalkan pembelian langsung dari outlet, tetapi juga mulai mengoptimalkan pemesanan melalui online. Hal ini menyebabkan bisnis F&B menjadi sangat dinamis. Pelanggan bisa memesan kapan saja, terjadi lonjakan permintaan saat promo, akhir pekan, atau event tertentu, hingga stok bahan baku bisa habis secara tiba-tiba.
Kecepatan dan ketepatan pengiriman bukan lagi nilai tambah, melainkan kebutuhan penting untuk meningkatkan penjualan dan kepercayaan pelanggan. Jasa ekspedisi bisa menjadi solusi agar produk bisa diterima pelanggan dalam kondisi terbaik. Lalu, bagaimana tips tepat memilih jasa ekspedisi untuk bisnis Food and Beverage (F&B)? Apa saja contoh layanan yang cocok? Dan apa saja kemungkinan tantangan yang bisa terjadi? Simak penjelasan lengkapnya pada artikel berikut.

Apa itu Jasa Ekspedisi?

Source: Freepik
Jasa ekspedisi adalah layanan yang dapat dimanfaatkan pengirim untuk mengirim barang, seperti dokumen, produk, atau hal lain dari satu lokasi ke lokasi lainnya, baik dalam jangkauan lokal, nasional, ataupun internasional. Peran ekspedisi disini mulai dari mengambil, mengemas, hingga mengantar barang melalui jalur darat, laut, ataupun udara.
Di era modern, peran ekspedisi bukan hanya sebagai pengantar, tetapi sudah menjadi bagian dari supply chain untuk mendukung proses produksi, penjualan, dan distribusi yang efektif. Jasa ekspedisi biasanya melayani kebutuhan individu hingga bisnis dengan tarif berdasarkan berat, ukuran, dan jarak, serta memberikan jaminan keamanan dan ketepatan waktu pengiriman.
Jasa ekspedisi untuk bisnis Food and Beverage (F&B) mencakup seluruh proses pengiriman makanan, baik beku, segar, hingga makanan siap saji. Dalam hal ini, pengiriman bukan hanya harus cepat, tetapi juga perlu memastikan kualitas makanan dapat diterima pelanggan dengan kondisi terbaik.
BACA JUGA: 7+ Peluang Usaha Rumahan yang Tidak Ada Matinya
Contoh Layanan Ekspedisi yang Cocok untuk Bisnis F&B di Indonesia
Ini dia deretan penyedia jasa layanan ekspedisi yang sering digunakan oleh pemilik bisnis F&B di Indonesia:
| Layanan Ekspedisi | Jenis Layanan yang Cocok untuk F&B | Skala Pengiriman |
| JNE | Reguler, OKE, YES, JTR | Antar Kota |
| J&T Express | Reguler, EZ, Super, Economy | Antar Kota |
| AnterAja | Reguler, Sameday, AnterAja Frozen | Jarak Dekat hingga Antar Kota |
| SiCepat | Reguler, BEST, HALU, GOKIL | Jarak Dekat hingga Antar Kota |
| GoSend | Same Day, Instant | Jarak Dekat |
| Grab Express | Same Day, Instant | Jarak Dekat |
| Paxel | PaxelMarket | Internasional (Khususnya Singapura) |
| DHL Express | DHL Express Worldwide | Internasional |
Ekspedisi diatas merupakan beberapa layanan yang cocok untuk bisnis F&B. Meski begitu, beberapa layanan juga memiliki syarat dan ketentuan tertentu yang perlu dipenuhi untuk mengirim paket makanan, baik skala pengiriman jarak dekat, antar kota/pulau, hingga skala internasional.
Tips Pemilihan Jasa Ekspedisi untuk Bisnis F&B
Memilih jasa ekspedisi untuk bisnis Food & Beverage (F&B) tidak bisa sembarangan. Berikut beberapa tips yang perlu Anda perhatikan:
1. Sesuaikan jenis layanan dengan jenis produk
Pilih jenis layanan jasa ekspedisi sesuai dengan jenis produk yang akan dikirim. Umumnya, terdapat beberapa pilihan layanan, di antaranya:
-
Regular atau standar
Jenis layanan ini cocok untuk produk kering, kemasan tahan lama, dan pengiriman stok antar warehouse atau outlet. Kelebihannya adalah biaya operasional yang lebih hemat dengan estimasi waktu pengiriman 2-3 hari untuk pengiriman satu pulau dan 5-7 hari untuk pengiriman antar pulau
-
Layanan instant (same day/instant delivery)
Jenis layanan ekspedisi ini cocok untuk produk dengan time sensitive, seperti fresh food, bahan baku mentah, makanan siap saji, dan catering karena mampu menjaga kualitas makanan tetap segar. Estimasi pengiriman biasanya tiba di hari yang sama.
-
Ekspres (next day delivery)
Layanan ekspres ideal untuk pengiriman frozen food, snack atau cemilan, hingga makanan paket premium. Biayanya lebih ekonomis dibanding instant delivery, dengan estimasi waktu pengiriman 1-2 hari untuk jarak tertentu.
2. Pastikan jasa ekspedisi memiliki tarif yang jelas
Pilih jasa ekspedisi dengan struktur tarif yang jelas dan transparan. Biasanya biaya pengiriman ditentukan berdasarkan berat, volume, atau jenis barang yang dikirim. Hal ini berfungsi untuk mempermudah Anda menghitung biaya operasional dengan lebih akurat dan menghindari biaya tambahan yang tidak terduga.
3. Pilih jasa ekspedisi dengan layanan tambahan
Layanan tambahan seperti pengembalian barang jika gagal kirim, multi-drop route, dukungan packaging, hingga garansi pengiriman dapat membantu mengoptimalkan proses distribusi, terutama saat bisnis F&B sedang mengalami lonjakan pemesanan.
4. Gunakan jasa ekspedisi dengan sistem tracking
Sistem tracking memungkinkan Anda dan pelanggan memantau status pengiriman produk secara real-time, sehingga mengurangi komplain dan meningkatkan kepercayaan pelanggan.
Optimalkan Pengiriman dengan Sistem Terintegrasi
Saat ini, bisnis F&B tidak lagi hanya mengandalkan penjualan di toko offline. Banyak brand makanan dan minuman juga memasarkan produknya melalui marketplace seperti Shopee, Tokopedia, hingga platform social commerce seperti TikTok Shop. Perluasan kanal penjualan ini tentu membuka peluang pasar yang lebih luas, tetapi juga menghadirkan tantangan baru dalam pengelolaan pesanan dan pengiriman.
Ketika order datang dari berbagai channel, seperti offline store, website, dan marketplace, proses pengiriman bisa menjadi lebih kompleks. Tanpa sistem yang terintegrasi, Anda harus mengelola pesanan secara terpisah, mengecek ongkir di masing-masing platform, input data manual, hingga melakukan tracking satu per satu. Hal ini tidak hanya memakan waktu, tetapi juga berisiko menimbulkan kesalahan operasional.

[Contoh Fitur Pesanan Pengelolaan Jasa Kirim]
BACA JUGA: Rekomendasi ERP Omnichannel Terbaik untuk Seller E-Commerce Shopee dan Tiktok Shop (2026)
Di era omnichannel, bisnis F&B perlu sistem yang mampu menyatukan penjualan offline dan online dalam satu alur operasional yang efisien. Dengan dukungan sistem terintegrasi, proses pengiriman menjadi lebih cepat, akurat, dan scalable, sehingga Anda bisa fokus mengembangkan produk dan meningkatkan kepuasan pelanggan.
Mau dapatkan informasi menarik lainnya? Kunjungi website BigSeller Indonesia dan dapatkan informasi menarik seputar strategi, tips hingga cara berbisnis online. Di sini, Anda juga dapat melihat apa saja fitur menarik dari BigSeller mulai dari mengelola pesanan otomatis, scrape product hingga fitur lainnya yang dapat menguntungkan para seller setiap harinya! Jadi, tunggu apalagi? Pakai BigSeller dan registrasi sekarang untuk raih kesempatan untuk mendapatkan VIP selama 7 hari!
FAQ
1. Kenapa bisnis F&B membutuhkan jasa ekspedisi yang tepat?
Karena beberapa produk F&B memiliki karakter yang sensitif terhadap waktu, suhu, dan kualitas. Keterlambatan atau kesalahan pengiriman bisa menyebabkan produk rusak, basi, atau tidak layak konsumsi, sehingga berdampak pada kepuasan pelanggan dan reputasi bisnis.
2. Apakah semua produk F&B bisa dikirim menggunakan layanan reguler?
Tidak. Layanan reguler hanya cocok untuk produk dengan ketahanan tertentu, seperti produk kering, kemasan tahan lama, atau pengiriman stok antar warehouse atau outlet. Untuk produk fresh food, siap saji, bahan baku mentah, hingga frozen food lebih cocok memilih layanan instant atau same day.
3. Apakah bisnis F&B yang sudah jualan di marketplace masih perlu sistem terintegrasi?
Ya, tetap perlu. Marketplace memang sudah menyediakan sistem pengiriman bawaan, tetapi jika Anda berjualan di beberapa platform sekaligus serta memiliki toko offline, sistem terintegrasi membantu menyatukan seluruh pesanan dalam satu dashboard sehingga pengelolaan lebih efisien dan minim kesalahan.

