Cara Menentukan Niche Market dalam Bisnis
Adinda 02 Jan 2026 02:40Copy link & title
Di era persaingan market, sebuah bisnis tidak cukup hanya dengan menjual produk saja. Anda perlu mengetahui segmen pasar sehingga produk Anda akan lebih mudah diterima dan dihargai. Selain target market, cara lain untuk mengetahui segmen yang pas adalah dengan mengukur niche market dalam bisnis.

Pengertian Niche Market
Niche market merupakan segmen pasar yang lebih spesifik dan terfokus dibanding target market. Niche market menyasar kelompok konsumen berdasarkan kebutuhan, preferensi hingga masalah khusus. Contohnya, dari “Tas Wanita” diperkecil cakupannya jadi “Tas Laptop Wanita”.
Dengan mengetahui niche market, Anda bukan hanya mengikuti arus tren, tapi juga dapat menawarkan produk yang sesuai dengan kebutuhan segmen tertentu.
BACA JUGA: Mau Jadi Jastiper? Berikut Peluang Ide Bisnis Jastip Berdasarkan Tren 2025!
Perbedaan Niche Market dan Target Market
Sering dianggap sama, namun ternyata niche market dan target market adalah dua konsep yang berbeda, berikut perbedaannya:
-
Target market merupakan kelompok konsumen dalam ruang lingkup luas. Kelompok ini diurutkan berdasarkan usia, gender, lokasi, hingga pendapatan. Misalnya, wanita usia 20–40 tahun yang tinggal di kota besar.
-
Niche market merupakan kelompok konsumen dengan ruang lingkup kecil dan lebih spesifik dari target market. Fokus utamanya ada pada kebutuhan, preferensi khusus, atau masalah yang spesifik. Misalnya, wanita usia 20–40 tahun di kota besar yang membutuhkan skincare khusus kulit sensitif dan vegan.
Dengan kata lain, niche market merupakan target market yang diperkecil sehingga strategi pemasaran dapat diatur lebih personal dan tepat sasaran.
BACA JUGA: Cara Menganalisis Peluang Usaha Berdasarkan Tren Terkini
Cara Menentukan Niche Market
Menentukan niche market tidak boleh asal tebak. Anda perlu memastikan bahwa segmen tersebut benar-benar memiliki kebutuhan, potensi pasar, dan peluang bisnis. Berikut tiga langkah penting untuk menentukan niche market yang tepat:
-
Analisis Masalah atau Kebutuhan Konsumen
Dalam menentukan niche market, Anda dapat mulai dengan menganalisis masalah dan kebutuhan konsumen. Contohnya, seperti mencari tahu apa yang dibutuhkan oleh pelanggan yang ingin memenuhi asupan protein dengan minuman khusus. Semakin spesifik masalah yang Anda ketahui, maka niche market akan semakin mudah ditentukan.
-
Riset Tren dan Kompetitor
Cara kedua yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan riset tren dan kompetitor. Cari tahu apakah niche tersebut sedang tren dan apakah sudah banyak kompetitor yang berada di niche tersebut. Apabila kompetitor masih sedikit, namun peminatnya tergolong tinggi, maka niche tersebut menjanjikan. Bagaimana cara risetnya? Anda dapat memanfaatkan Google trends atau melalui media sosial.
-
Sesuaikan dengan Keunggulan Bisnis
Pastikan niche market yang ditentukan sudah relevan dengan kemampuan dan passion Anda agar bisnis dapat lebih mudah berkembang. Contohnya, jika Anda seorang chef pastry, maka niche seperti kudapan pastry buah untuk makanan penutup lebih cocok daripada niche fashion.
Itu dia cara menentukan niche market agar penjualan dapat tepat sasaran. Jangan lupa, bahwa niche market dan target market adalah dua konsep yang berbeda. Namun, keduanya memiliki keterikatan terutama dalam membantu Anda menyusun strategi pemasaran.
Mau dapatkan informasi menarik lainnya? Kunjungi website BigSeller Indonesia dan dapatkan informasi menarik seputar strategi, tips hingga cara berbisnis online. Di sini, Anda juga dapat melihat apa saja fitur menarik dari BigSeller mulai dari mengelola pesanan otomatis, scrape product hingga fitur lainnya yang dapat menguntungkan para seller setiap harinya! Jadi, tunggu apalagi? Pakai BigSeller dan registrasi sekarang untuk raih kesempatan untuk mendapatkan VIP selama 7 hari!


