Blog > Manajemen Bisnis > Dari Operasional Manual ke Terintegrasi: Kisah Brand Angola dan Focat Menggunakan BigSeller

Dari Operasional Manual ke Terintegrasi: Kisah Brand Angola dan Focat Menggunakan BigSeller

Via 19 Jan 2026 06:14Copy link & title

Beberapa tahun terakhir, semakin banyak brand di Indonesia yang mulai melakukan ekspansi bisnis ke berbagai marketplace, social commerce, hingga website mandiri. Namun, upaya memperluas pasar ini tak jarang menghadirkan tantangan baru. Pengelolaan stok yang makin rumit, data yang tersebar di banyak sistem, hingga risiko kesalahan pesanan menjadi masalah yang sering muncul ketika bisnis mulai berkembang.

Tantangan inilah yang juga dialami oleh brand Angola dan Focat, dua merek di kategori Home Supplies dan Pet Care yang telah berkembang pesat lewat penjualan online untuk pasar Indonesia (lokal). Saat ini, keduanya memprioritaskan penjualan melalui online channel e-commerce.

BACA JUGA: Jualan Produk Lokal di Banyak Marketplace? Ini Tips Mengelolanya

Profil Singkat Brand Angola & Focat

Angola dan Focat merupakan brand yang telah berdiri hampir satu dekade dengan skala penjualan tahunan mencapai puluhan ribu order. Keduanya mengelola bisnis dengan fokus penuh pada penjualan melalui online e-commerce. Seiring dengan meningkatnya volume pesanan dan ekspansi ke berbagai channel, mereka menyadari sistem manual tidak lagi cukup. Terhitung sejak 4 tahun terakhir, Angola dan Focat memutuskan menggunakan Bigseller sebagai sistem utama untuk mengelola operasional e-commerce mereka.
ad-img

Tantangan Operasional dan Kebutuhan Bisnis

Mulanya, ekspansi ke berbagai marketplace membuat brand Angola dan Focat harus mengelola data dari berbagai sistem berbeda. Sebelum menggunakan BigSeller, proses masih dilakukan secara manual, sehingga beberapa kali mendapatkan tantangan yang cukup signifikan, terutama saat periode campaign besar. Beberapa tantangan yang sering dihadapi, antara lain:

  • Proses pesanan: Koordinasi stok antar produk reguler dan campaign sering tercampur, sehingga persiapan promo menjadi kurang optimal.

  • Pengelolaan stok: Stok campaign dan stok harian tidak bisa dipisah, sehingga berisiko terjadi overselling karena data stok tidak sepenuhnya sinkron.

  • Update produk: Perubahan foto, judul, atau ornamen campaign di periode tertentu, seperti tahun baru, ramadhan, atau natal harus dilakukan satu per satu, sehingga membutuhkan lebih banyak waktu.

Untuk mengatasi tantangan tersebut, brand Angola dan Focat memutuskan untuk menggunakan sistem omnichannel milik BigSeller. BigSeller dipilih karena memiliki sistem yang terus diperbarui, mengikuti perubahan di marketplace, serta mempunyai berbagai fitur yang dapat membuat pengelolaan bisnis di era modern menjadi lebih efisien.

BACA JUGA: Apa itu Strategi Marketing? Panduan Lengkap untuk Bisnis di Era Modern

Mengapa BigSeller Menjadi Solusi yang Tepat?

Sistem omnichannel ini bukan hanya sekadar membantu sinkronisasi stok. BigSeller memberikan fleksibilitas yang sangat dibutuhkan untuk pengelolaan multi-channel. Melalui BigSeller, kedua brand bisa mengelola banyak toko dari satu dashboard, melakukan scraping produk dari toko utama ke toko secondary atau toko-toko lainnya, serta melakukan mass edit untuk kebutuhan campaign dengan cepat. Selain itu, stok antara penjualan reguler dan promo dapat dipisahkan.

Salah satu keunggulan utama BigSeller adalah kemudahan fitur penarikan data. Jika sebelumnya penarikan data memerlukan waktu yang lama dan penuh variabel, sejak menggunakan sistem, penarikan data terasa jauh lebih mudah dan cepat. Tim Angola dan Focat dapat memilih rentang waktu tertentu, memfilter data sesuai kebutuhan, bahkan memisahkan komponen seperti ongkir, diskon, atau harga produk. Hal ini membuat analisis bisnis menjadi lebih terukur dan keputusan dapat diambil berdasarkan data yang benar-benar akurat.

Tak kalah penting, layanan support BigSeller dinilai sangat responsif. Ketika terjadi kasus oversale atau error, tim bisa langsung meminta bantuan dan mendapatkan solusi dengan cepat. Bagi bisnis e-commerce yang bergerak dinamis, kecepatan layanan seperti ini menjadi faktor krusial untuk menjaga kelancaran operasional.

Dampak Nyata bagi Pertumbuhan Bisnis Angola dan Focat

Sejak beralih ke sistem terintegrasi dari BigSeller, brand Angola dan Focat tidak hanya merasakan perubahan di sisi teknis, tetapi juga dampak nyata terhadap performa bisnis secara keseluruhan. Transformasi ini terlihat jelas dari beberapa aspek berikut:

  • Peningkatan penjualan lebih dari 100% dibandingkan sebelum menggunakan sistem terintegrasi.

  • Lonjakan order saat campaign besar kini lebih terkelola, karena sinkronisasi stok fisik dan stok online yang lebih akurat.

  • Risiko overselling menurun drastis berkat akurasi data stok.

  • Operasional bisnis menjadi jauh lebih rapi dan efisien karena semua proses dikelola dalam satu sistem.

  • Tampilan produk di berbagai marketplace lebih konsisten dan rapi, sehingga berpotensi meningkatkan brand awareness, dan pengalaman serta kepuasan pelanggan.

BACA JUGA: Strategi Meningkatkan Kepuasan dan Loyalitas Pelanggan di 2026

Perjalanan Angola dan Focat menunjukkan bahwa pertumbuhan bisnis e-commerce tidak bisa dilepaskan dari kesiapan sistem operasional. Saat jumlah pesanan meningkat dan channel penjualan bertambah, cara kerja manual atau sistem terpisah justru berisiko menghambat operasional bisnis. Melalui sistem yang terintegrasi, Angola dan Focat berhasil mengubah kompleksitas operasional menjadi proses yang lebih rapi, terukur, dan fleksibel.

Mau dapatkan informasi menarik lainnya? Kunjungi website BigSeller Indonesia dan dapatkan informasi menarik seputar strategi, tips hingga cara berbisnis online. Di sini, Anda juga dapat melihat apa saja fitur menarik dari BigSeller mulai dari mengelola pesanan otomatis, scrape product hingga fitur lainnya yang dapat menguntungkan para seller setiap harinya! Jadi, tunggu apalagi? Pakai BigSeller dan registrasi sekarang untuk raih kesempatan untuk mendapatkan VIP selama 7 hari!

FAQ

1. Apakah BigSeller cocok untuk brand yang memiliki banyak toko di marketplace?

Sangat cocok. BigSeller memungkinkan pengelolaan banyak toko dari satu dashboard, termasuk sinkronisasi produk dari toko master ke toko lain.

2. Mengapa bisnis perlu memilih BigSeller dibanding sistem lain?

Karena BigSeller terus update mengikuti perubahan marketplace, memiliki banyak fitur yang mampu membuat operasional bisnis menjadi lebih efisien, seperti scraping produk, mass edit, hingga fitur penarikan data yang jauh lebih cepat, akurat, dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan bisnis.

3. Apa keunggulan BigSeller dari sisi data dan analisis?

BigSeller menyediakan filter data yang lengkap. Bisnis bisa menarik laporan berdasarkan rentang waktu tertentu dan memisahkan komponen sesuai dengan kebutuhan bisnis, seperti harga produk, ongkir, dan diskon, sehingga data lebih bersih untuk memudahkan untuk menentukan strategi selanjutnya.

*Artikel ini disusun berdasarkan hasil wawancara dengan tim Angola & Focat.*

ad-img
Via
Search Engine Optimization (SEO) Writer dengan pengalaman penulisan lebih dari 3 tahun. Via terbiasa mengubah ide menjadi konten untuk membantu UMKM hingga brand meningkatkan visibilitas digital melalui konten yang relevan, mudah dibaca, dan tepat sasaran agar performa penjualan online makin optimal.