Menembus Batas Operasional: Grace and Glow Lipat Gandakan Kapasitas Proses Pesanan hingga 10.000 Per Hari Bersama BigSeller
Budiman18 Jun 2026 07:23Copy link & title
Brand kecantikan Grace and Glow sukses mencatatkan lonjakan efisiensi operasional yang signifikan di tengah ketatnya persaingan industri beauty and care di Indonesia. Dengan memanfaatkan sistem omnichannel dari BigSeller, brand yang dikenal lewat rangkaian produk body care, hair care, dan skin care ini berhasil melipatgandakan kapasitas pemrosesan pesanan mereka hingga 10.000 pesanan per hari, naik 100% dibandingkan sistem terdahulu yang mentok di angka 5.000 pesanan. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata bagaimana digitalisasi operasional dan otomatisasi manajemen stok mampu menjadi motor penggerak utama dalam skala bisnis e-commerce.

The Challenge: Terjebak Rutinitas Manual dan Sinkronisasi Stok yang Menyita Waktu
Sebelum mengadopsi BigSeller, Grace and Glow menghadapi tantangan operasional yang kerap dialami oleh para mega seller di marketplace. Pertumbuhan volume pesanan yang pesat di berbagai saluran penjualan seperti Shopee dan TikTok justru sempat membuat tim kewalahan.
Tim operasional harus masuk ke masing-masing seller center marketplace secara manual hanya untuk menerima dan memproses pesanan. Masalah menjadi kian rumit saat berbicara tentang sinkronisasi stok fisik dengan stok digital. Tim harus membagi stok yang sama secara manual ke beberapa jenis etalase produk, baik untuk penjualan satuan (single) maupun paket (bundle). Proses alokasi stok yang rumit ini memakan waktu hingga 2 sampai 3 jam setiap harinya, sebuah celah waktu yang rawan memicu terjadinya overselling atau stok kosong.
The Solution: Otomatisasi Omnichannel yang Efisien dan Ramah Skala Bisnis
Sadar bahwa efisiensi adalah kunci untuk terus berkembang, Grace and Glow menjatuhkan pilihan pada BigSeller. Sebagai platform omnichannel, BigSeller menawarkan kombinasi fitur yang kaya dengan skema harga yang sangat bersahabat bagi kondisi perusahaan yang sedang agresif melakukan ekspansi.
Melalui BigSeller, Grace and Glow memangkas semua proses manual yang repetitif. Seluruh pesanan dari berbagai marketplace ditarik ke dalam satu dasbor terpusat. Fitur manajemen stok otomatisnya langsung menyinkronkan stok fisik dan stok etalase digital secara real-time. Hebatnya lagi, pembagian alokasi stok untuk produk single maupun bundle kini berjalan otomatis, mengeliminasi kebutuhan hitung manual yang memakan waktu berjam-jam.

The Result: Efisiensi 5 Menit dan Pemanfaatan Lintas Divisi
Dampak implementasi BigSeller langsung terasa pada metrik performa bisnis Grace and Glow. Proses pengaturan dan alokasi stok yang dulunya menyita waktu hingga 3 jam, kini melesat kilat dan bisa diselesaikan hanya dalam waktu 5 menit. Kecepatan ini otomatis mendongkrak kapasitas kerja tim gudang dan lapangan dalam memproses pesanan secara masif tanpa drama overload.
Tidak hanya berdampak pada tim operasional, BigSeller kini telah bertransformasi menjadi platform yang diandalkan oleh multidivisi di Grace and Glow:
- Tim Marketplace: Memantau pergerakan stok dan performa penjualan harian.
- Tim Finance: Menarik data penjualan yang valid untuk kebutuhan laporan keuangan.
- Tim Operasional: Memastikan pergerakan stok dari gudang ke tangan pelanggan berjalan mulus tanpa hambatan.
"BigSeller benar-benar menjadi turning point bagi manajemen operasional kami. Dulu, tim kami harus menghabiskan waktu berjam-jam hanya untuk memastikan stok di Shopee, Lazada, Tokopedia dan TikTokshop sinkron agar tidak ada pembeli yang kecewa karena stok kosong. Sekarang, semua itu beres dalam hitungan menit secara otomatis. Fleksibilitas fitur dan akurasi data yang diberikan BigSeller tidak hanya membuat kerja tim lapangan lebih tenang, tapi juga membantu divisi finance dan marketplace kami dalam mengambil keputusan bisnis yang lebih cepat berbasis data aktual,"ujar perwakilan manajemen Grace and Glow Alifia.
